DJEONAILWork with me
← Semua tulisan
·8 menit baca·Jeon Nathaniel

6 AI Agent Baru, Pilih yang Mana?

Dots, Grok Bot, Muse, Instinct, Manus Cue, dan Hermes: apa gunanya, siapa yang bisa pakai, berapa biayanya, dan catatan yang tidak muat di reels. Plus setup guide Hermes langkah demi langkah, dari instal sampai bisa diajak chat di Telegram.

ai agenthermesperbandingan
Sampul: 6 AI Agent Baru, Pilih yang Mana?

Ini versi lengkap dari reels “Komen AGENT”. Tiap scroll ada AI agent baru, dan masing-masing punya kelebihan, batasan, dan syarat akses yang berbeda. Di bawah ini ringkasan keenamnya, lalu setup guide untuk agent yang aku pilih. Semua fakta kucek per 7 Oktober 2026 dari pengumuman dan dokumentasi resmi tiap produk, dan bisa berubah cepat karena hampir semuanya masih baru.

Enam kartu AI agent: Dots dari OpenAI, Grok Bot dari xAI, Muse dari Meta, Instinct dari Spear Street, Manus Cue dari Manus, dan Hermes dari Nous Research, masing-masing dengan fungsi, akses dan harga, serta catatannya
Ringkasan enam agent per 7 Oktober 2026.

1. Dots dari OpenAI

Dots adalah agent di dalam ChatGPT yang tetap bekerja di antara percakapan, diumumkan 29 September 2026. Ia menerima memori dari ChatGPT, membentuk memorinya sendiri, dan tersambung ke aplikasimu lewat izin yang sama dengan ChatGPT, ChatGPT Work, dan Codex.

  • Siapa yang bisa pakai: paket ChatGPT Pro (mulai US$100 per bulan), Business Premium, dan Enterprise. Paket Free, Go, dan Plus belum dapat. Pro pribadi belum tersedia di Eropa (EEA), Inggris, dan Swiss.
  • Soal kuota: ngobrol dengan dot tidak memotong kuota ChatGPT, tapi tugas yang ia serahkan ke ChatGPT Work atau Codex tetap memotong kuota produk itu.
  • Catatan: memori dot belum bisa dilihat atau dihapus satu per satu. Untuk membersihkannya, dot-nya harus dihapus.

2. Grok Bot dari xAI

Grok Bot membagi pekerjaan ke bot spesialis yang kamu beri nama dan tugas, misalnya satu untuk riset dan satu untuk laporan, dan mereka tetap bekerja walau laptopmu ditutup. Rilis beta 11 Agustus 2026.

  • Siapa yang bisa pakai: tidak dijual terpisah. Aksesnya ikut paket SuperGrok, X Premium+, atau paket berbayar Cursor, dengan jatah pemakaian mingguan dan uji coba 7 hari.
  • Catatan penting: semua bot di satu akun memakai satu komputer cloud yang sama, termasuk file, sesi browser, dan login aplikasinya. Kalau satu bot login ke sebuah situs, bot lain ikut bisa masuk. Memberi nama “Klien A” dan “Klien B” tidak memisahkan apa pun. Pemisahan sungguhan butuh akun yang berbeda.
  • Bot berhenti dan meminta persetujuanmu untuk password, verifikasi dua langkah, CAPTCHA, dan pembayaran.

Pembahasan lengkap pembagian peran bot-nya ada di Bikin Tim Riset Pasar dengan Grok Bot.

3. Muse dari Meta

Muse mengurus urusan harian: memesan perjalanan, belanja, membayar tagihan, mengisi formulir, dan mengirim email. Bisa dipakai lewat aplikasinya, web, dan chat WhatsApp. Belanjanya memakai kartu sekali pakai dari Link by Stripe, jadi data kartu aslimu tidak sampai ke situs toko.

  • Siapa yang bisa pakai: baru di Amerika Serikat (sejak 8 September 2026) dan Kanada (sejak 18 September 2026), usia 18 tahun ke atas. Meta bilang negara lain menyusul, tanpa tanggal.
  • Harga: ada versi gratis dengan batas mingguan, lalu paket US$20 dan US$100 per bulan untuk pemakaian lebih banyak.
  • Catatan: dari Indonesia belum bisa dipakai.

4. Instinct

Instinct bisa kamu chat seperti teman, lewat iMessage, WhatsApp, atau telepon. Kegunaannya menindaklanjuti urusan yang kamu lupa, memesan kendaraan, booking tukang, sampai menegosiasikan tagihan. Pembuatnya Spear Street Technology dari San Francisco.

  • Siapa yang bisa pakai: masih lewat undangan, dari daftar tunggu atau ajakan pengguna lain. Saat ini gratis dan belum ada harga yang diumumkan.
  • Catatan data: ketentuannya memberi Instinct izin memakai data yang kamu kirim untuk melatih modelnya. Kamu bisa opt-out di pengaturan, tapi opt-out hanya berlaku ke depan. Data yang sudah terpakai untuk training tidak ditarik kembali.

5. Manus Cue

Cue adalah aplikasi agent pribadi dari Manus, rilis bersama Manus 2.0 pada 28 September 2026. Setiap agent punya email, nomor telepon, dompet, dan komputer sendiri, jadi ia bisa mengirim pesan, membayar sesuai budget yang kamu pasang, dan menyelesaikan tugas di mesinnya sendiri.

  • Siapa yang bisa pakai: masih akses awal dan gratis, pakai kode undangan. Bisa di web, desktop, dan Android; iOS menyusul.
  • Catatan: budget adalah batas keras yang kamu ketik sendiri, bukan kartu kredit tanpa batas. Mulai dari angka kecil. Agent yang punya email sendiri juga bisa menerima email berisi instruksi jahat, jadi jangan beri akses ke hal penting sebelum kamu paham perilakunya.

6. Hermes dari Nous Research

Kalau mau lebih bebas, aku pilih Hermes. Ini agent open source berlisensi MIT, jadi softwarenya gratis. Kamu bebas memilih model AI yang kompatibel, termasuk model lokal di komputermu sendiri, dan bisa mengatur sendiri alat yang boleh ia pakai sampai server tempat ia berjalan. Hermes bisa diajak chat dari Telegram, WhatsApp, Discord, Slack, dan lainnya.

  • Kelebihan: tidak terkunci ke satu perusahaan, data dan konfigurasinya ada di mesinmu, dan bisa jalan di laptop, VPS murah, atau server sendiri.
  • Kekurangan: kamu memasang dan merawatnya sendiri. Softwarenya gratis, tapi API model atau hosting bisa tetap berbayar, tergantung pilihanmu.

Jadi, pilih yang mana?

  • Sudah pakai ChatGPT Pro dan semua aplikasimu tersambung ke sana: Dots.
  • Kerja tim, butuh beberapa bot spesialis, dan sudah punya SuperGrok: Grok Bot, dengan catatan soal login bersama.
  • Tinggal di Amerika Serikat atau Kanada dan ingin urusan harian beres lewat WhatsApp: Muse.
  • Dapat undangan dan nyaman datamu dipakai training, atau sudah opt-out: Instinct.
  • Ingin agent yang bisa membayar sendiri dalam batas budget: Manus Cue.
  • Ingin bebas memilih model, menyimpan data di mesin sendiri, dan tidak keberatan setup: Hermes.

Di bawah ini alasan lengkapku memilih Hermes, rincian biayanya, dan setup guide dari instal sampai bisa diajak chat di Telegram, ditutup dengan checklist keamanan sebelum memberi akses ke agent mana pun.

Kenapa aku pilih Hermes

Lima agent lainnya adalah produk: kamu memakai yang disediakan, dengan aturan, wilayah, dan harga yang ditentukan pembuatnya. Hermes adalah perangkat: kamu yang menentukan model, alat, memori, dan tempat ia berjalan. Untuk bisnis, itu artinya tiga hal.

  1. Tidak terkunci. Hari ini pakai Claude, besok pindah ke model lain lewat satu perintah, tanpa mengubah kode.
  2. Data di tanganmu. Konfigurasi, memori, dan riwayatnya tersimpan di mesinmu sendiri.
  3. Bisa diatur sampai ke dalam. Alat apa yang boleh dipakai, kapan ia bekerja, dan lewat aplikasi chat apa ia bisa dihubungi.

Hermes juga yang dipakai di AI Agent Workshop, karena pesertanya pulang membawa agent yang benar-benar miliknya sendiri, bukan akun di aplikasi orang lain.

Berapa biayanya

  • Software Hermes: gratis, lisensi MIT.
  • Model AI: gratis kalau memakai model lokal (butuh komputer yang cukup kuat), atau bayar sesuai pemakaian kalau memakai API seperti OpenRouter, Anthropic, atau OpenAI. Ada juga Nous Portal yang menggabungkan model dan alat seperti web search dalam satu langganan.
  • Tempat berjalan: laptopmu sendiri (gratis, tapi agent mati saat laptop mati) atau VPS kecil supaya ia hidup 24 jam. README Hermes menyebut ia bisa jalan di VPS seharga sekitar US$5 per bulan.

Setup guide Hermes

Syarat utamanya cuma satu dari dokumentasi resmi: model yang dipakai harus punya konteks minimal 64 ribu token. Hampir semua model besar saat ini sudah memenuhi.

Langkah 1: Instal

Di Linux, macOS, atau WSL2, buka terminal dan jalankan:

curl -fsSL https://hermes-agent.nousresearch.com/install.sh | bash

Di Windows, buka PowerShell dan jalankan:

iex (irm https://hermes-agent.nousresearch.com/install.ps1)

Windows sekarang didukung langsung tanpa WSL. Kalau antivirus mengkarantina file uv.exe di folder Hermes, itu alarm palsu: uv adalah pengelola paket Python yang memang dibawa Hermes. Tambahkan foldernya ke pengecualian antivirus.

Langkah 2: Pilih model

Jalankan wizard setup:

hermes setup

Wizard akan menanyakan penyedia model. Pilih salah satu:

  • API berbayar sesuai pakai (OpenRouter, Anthropic, OpenAI): siapkan API key dari dashboard penyedianya, lalu tempel saat diminta.
  • Nous Portal: satu login untuk model dan alat bawaan seperti web search, lewat hermes setup --portal.
  • Model lokal lewat Ollama: lihat bagian di bawah.

Mau ganti model kapan saja? Cukup jalankan hermes model.

Langkah 3: Coba ngobrol

hermes

Atau tampilan terminal yang lebih nyaman:

hermes --tui

Mulai dengan tugas kecil, misalnya: “Perkenalkan dirimu, lalu tanyakan tiga hal tentang bisnisku supaya kamu bisa membantu.” Lanjutkan percakapan terakhir dengan hermes -c.

Langkah 4: Sambungkan ke Telegram

  1. Di Telegram, buka @BotFather, kirim /newbot, beri nama, lalu salin token bot yang diberikan.
  2. Jalankan wizard gateway dan pilih Telegram, lalu tempel tokennya:
hermes gateway setup
  1. Nyalakan gateway, lalu kirim pesan ke bot-mu di Telegram:
hermes gateway start

Cek statusnya kapan saja dengan hermes gateway status. Supaya agent tetap hidup 24 jam, jalankan Hermes di VPS, bukan di laptop yang sering ditutup.

Langkah 5: Rawat

hermes update
hermes doctor

hermes update memperbarui ke versi terbaru, hermes doctor memeriksa kalau ada yang tidak beres. Rahasia seperti API key dan token tersimpan di ~/.hermes/.env, pengaturan lain di ~/.hermes/config.yaml. Jangan pernah membagikan isi file .env ke siapa pun.

Pakai model lokal dengan Ollama

Kalau komputermu punya GPU yang cukup, Hermes bisa jalan tanpa biaya API:

ollama pull qwen3:14b
ollama serve

Lalu jalankan hermes model, pilih custom endpoint, isi alamat http://localhost:11434/v1, lewati API key, dan tulis nama modelnya. Pastikan konteks model diatur minimal 64 ribu token. Model lokal lebih lambat dan biasanya kurang pintar dibanding model besar lewat API, jadi uji dulu dengan tugas nyata sebelum dipakai untuk pekerjaan penting.

Checklist sebelum memberi akses ke agent mana pun

  • Mulai dari akun dan email terpisah, bukan email utama bisnismu.
  • Pasang batas pengeluaran sekecil mungkin di agent yang bisa membayar.
  • Baca kebijakan datanya. Cari tahu apakah datamu dipakai untuk training, dan matikan kalau bisa.
  • Pisahkan pekerjaan sensitif. Di agent yang berbagi satu komputer, satu login berarti semua bot bisa masuk.
  • Jangan beri password lewat chat. Biarkan agent berhenti dan meminta kamu login sendiri.
  • Tinjau hasil kerjanya selama minggu-minggu pertama sebelum memberinya tugas yang lebih besar.

Pilih satu, pakai untuk satu tugas nyata minggu ini, dan lihat apakah ia benar-benar menghemat waktumu. Agent terbaik bukan yang paling ramai dibicarakan, tapi yang paling sering kamu pakai.

Mau dipandu langsung memasang Hermes sampai bisa diajak chat di Telegram, tatap muka dan tanpa coding? Cek jadwal AI Agent Workshop batch berikutnya.


Ada yang mau ditanyakan soal tulisan ini? Kirim email.