DJEONAILWork with me
← Semua tulisan
·14 menit baca·Jeon Nathaniel

6 Skill Anti AI Slop: Biar Hasil AI-mu Nggak Kelihatan Pasaran

Dari carousel “Komen SLOP”: enam link repo dan command instalnya. Empat skill untuk desain UI, dua untuk tulisan, plus cara pakai, hal yang perlu dicek sebelum instal, dan prompt siap salin.

claude codeagent skillsdesain uimenulis
Sampul: 6 Skill Anti AI Slop: Biar Hasil AI-mu Nggak Kelihatan Pasaran

Minta AI bikin landing page, lima menit kemudian halamannya jadi. Tapi coba sandingkan dengan hasil orang lain: hurufnya Inter, hero-nya gradasi ungu ke biru, isinya kartu di dalam kartu. Caption-nya pun dibuka dengan kalimat yang muter-muter. Jadi, tapi pasaran. Hasil seperti inilah yang sering disebut AI slop.

Untungnya sekarang ada skill: paket instruksi yang bisa dipasang ke coding agent seperti Claude Code, Cursor, atau Codex. Skill memberi agent aturan main yang jelas, misalnya huruf apa yang perlu dihindari, kapan hasil harus dicek di browser, atau pola tulisan mana yang harus dibuang.

Kalau kamu datang dari carousel dan komen “SLOP”, ini enam link dan command instal yang dijanjikan. Di bawahnya aku tambahkan cara pakai tiap skill, hal yang perlu dicek sebelum instal, dan urutan yang masuk akal supaya kamu nggak memasang semuanya sekaligus.

Enam link dan command instalnya

Skill 1 sampai 4 untuk desain dan UI, skill 5 dan 6 untuk tulisan. Jalankan command-nya di Terminal atau PowerShell dari folder proyekmu, kecuali yang ditandai untuk diketik di dalam Claude Code.

1. Impeccable: UI bikinan AI jadi lebih rapi

github.com/pbakaus/impeccable. Satu skill dengan 24 command (polish, audit, critique, animate, dan lainnya) plus 59 aturan deteksi untuk ciri desain AI.

npx impeccable install

Setelah itu, di Claude Code atau Cursor ketik /impeccable init.

2. Better Icons: ikon asli, bukan emoji

github.com/better-auth/better-icons. Agent mencari dari lebih dari 200 ribu ikon di 150 lebih koleksi (Lucide, Heroicons, Material Design, Tabler, Phosphor, dan lain-lain), lalu mengambil SVG aslinya.

npx skills add better-auth/better-icons

3. Hallmark: tangkap klise desain AI

github.com/Nutlope/hallmark. Buatan Together AI, dengan 21 tema dan 57 tes slop. Mode audit-nya memberi daftar yang perlu dibenahi tanpa mengubah kodemu.

npx skills add nutlope/hallmark

4. Taste Skill: art direction dulu, baru ngoding

github.com/Leonxlnx/taste-skill. Agent memilih arah desain dari 20 pilihan yang disusun dari studi 247 situs, membangun halamannya, lalu mengeceknya sendiri di browser. Butuh Node 22 ke atas dan Chrome, Edge, atau Chromium.

npx skills add https://github.com/Leonxlnx/taste-skill --skill "design-taste-frontend"

Command di carousel (tanpa --skill) memasang ke-14 skill yang ada di repo itu. Kalau baru mencoba, cukup skill utamanya seperti di atas.

5. Stop Slop: bersihin pola tulisan AI

github.com/hardikpandya/stop-slop. Daftar frasa dan struktur khas AI, plus penilaian lima dimensi dengan batas lolos 35 dari 50. Skill ini dipasang dengan menaruh foldernya di folder skill Claude Code:

git clone https://github.com/hardikpandya/stop-slop ~/.claude/skills/stop-slop

Di Windows PowerShell, ganti tujuannya jadi "$HOME\.claude\skills\stop-slop". Kalau belum memakai Git, download ZIP repo-nya lalu ekstrak ke folder yang sama.

6. Humanizer: tulisan AI jadi natural, suaramu tetap

github.com/blader/humanizer. Mengacu ke panduan Wikipedia Signs of AI writing dan memeriksa 26 pola tulisan AI. Ketik dua baris ini di dalam Claude Code versi 2.1.142 atau lebih baru:

/plugin marketplace add blader/humanizer
/plugin install humanizer@humanizer

Atau lewat Terminal:

npx skills add blader/humanizer --global --agent claude-code
Peta enam skill anti AI slop. Kelompok desain dan UI: Impeccable (24 command, 59 aturan deteksi), Better Icons (200 ribu lebih ikon dari 150 lebih koleksi), Hallmark (21 tema, 57 tes slop, audit tanpa edit), Taste Skill (20 arah desain dari studi 247 situs, dicek di browser). Kelompok tulisan: Stop Slop (skor 5 dimensi, lolos 35 dari 50) dan Humanizer (26 pola, mengikuti suaramu).
Empat skill untuk tampilan, dua untuk tulisan. Angka dari README tiap repo, 18 Oktober 2026.

Saranku, mulai dari satu. Sering bikin halaman baru, coba Taste Skill. Sudah punya aplikasi yang tampilannya terasa pasaran, mulai dari audit Hallmark. Lebih sering menulis caption, email, atau artikel, pasang Humanizer dulu.

AI slop itu apa, dan kenapa bisa terjadi

Model bahasa memilih kelanjutan yang paling mungkin. Panduan Wikipedia yang jadi acuan Humanizer menjelaskannya begini: hasilnya cenderung ke pilihan yang paling umum dan cocok untuk sebanyak mungkin kasus. Itu sebabnya desain dan tulisan AI terasa mirip satu sama lain. Tidak salah, hanya saja tidak dipilih untuk satu pembaca atau satu merek tertentu.

Di UI, cirinya mudah dikenali. README Impeccable mendaftar beberapa yang paling sering muncul: huruf Inter untuk semua hal, gradasi ungu ke biru, kartu bersarang di dalam kartu, teks abu-abu di atas latar berwarna, dan kotak ikon membulat di atas setiap judul.

Contoh tampilan landing page bergaya AI yang pasaran dengan lima ciri ditandai: huruf Inter di semua tempat, gradasi ungu ke biru, kartu di dalam kartu, teks abu-abu di atas latar berwarna, dan kotak ikon membulat di atas setiap judul.
Lima ciri UI pasaran yang disebut di README Impeccable. Mockup dibuat untuk ilustrasi.

Di tulisan, Humanizer menyebut lima ciri yang paling kuat. Dalam kebiasaan menulis bahasa Indonesia, bentuknya kira-kira begini:

  1. Kontras yang dipaksakan. "Ini bukan sekadar fitur, ini sebuah revolusi."
  2. Penutup satu baris yang sok dalam. "Renungkan itu."
  3. Kalimat bijak yang kosong. "Pada intinya, yang benar-benar penting adalah..."
  4. Ancang-ancang sebelum masuk. "Begini masalahnya." atau "Jujur saja?"
  5. Membantah orang yang tidak ada. "Aku tidak bilang X salah, tapi..."

Skill tidak membuat AI tiba-tiba punya selera. Skill memberi aturan dan cara mengecek, sehingga agent menolak pilihan bawaannya sebelum hasilnya sampai ke kamu.

Skill itu sebenarnya apa

Skill adalah folder berisi file SKILL.md (instruksi untuk agent) dan kadang file pendukung seperti daftar referensi atau script. Di Claude Code, skill pribadi disimpan di ~/.claude/skills/, sedangkan skill khusus satu proyek ada di .claude/skills/ di dalam folder proyek. Agent memuat skill saat relevan, atau kamu panggil langsung dengan /nama-skill. Detailnya ada di dokumentasi skill Claude Code.

npx skills yang dipakai di beberapa command tadi adalah Skills CLI dari Vercel Labs. Alat ini mengunduh skill dari GitHub dan memasangnya ke agent yang kamu pilih.

Sebelum instal, cek tiga hal

  1. Baca SKILL.md dan isi folder skill-nya. Lihat apakah ada script, hook, atau akses internet. Prompt pemeriksanya ada di bagian akhir artikel ini.
  2. Coba di proyek uji, bukan proyek klien. Pasang di level proyek dulu. Pakai --global setelah yakin skill itu memang kamu pakai di banyak proyek.
  3. Hitung waktu dan token. Menurut README Taste Skill, satu kali build makan sekitar 30 sampai 45 menit dan beberapa ratus ribu token.

1. Impeccable: kasih agent bahasa desain yang jelas

Langkah pertamanya /impeccable init. Perintah ini memeriksa proyek, menanyakan hal penting yang belum jelas, lalu menulis PRODUCT.md: siapa penggunanya, untuk apa produknya, batasannya, dan gaya bahasanya. Command lain membaca file ini, jadi sarannya nyambung dengan produkmu, bukan saran desain umum.

Setelah itu, panggil command sesuai kebutuhan. Contoh dari README:

/impeccable audit blog
/impeccable critique landing
/impeccable polish settings
/impeccable harden checkout

audit memeriksa kualitas teknis seperti aksesibilitas, performa, dan tampilan responsif. critique menilai hierarki dan kejelasan UX. polish adalah pengecekan terakhir sebelum rilis. harden menambahkan penanganan error, teks yang kepanjangan, dan kasus pinggir lain. Ada juga typeset untuk huruf, layout untuk jarak dan ritme, adapt untuk ukuran layar lain, dan clarify untuk teks UX yang membingungkan.

Detektornya juga bisa dipakai tanpa AI. Menurut README-nya, ke-59 aturan itu berjalan tanpa LLM dan tanpa API key:

npx impeccable detect src/
npx impeccable detect https://example.com

Yang kedua membuka halaman lewat Chrome, Chromium, atau Edge yang terpasang. Tambahkan --json kalau mau dipakai di CI.

Pengguna Claude Code juga bisa memasangnya lewat marketplace plugin dengan /plugin marketplace add pbakaus/impeccable, lalu buka /plugin dan pilih Impeccable.

2. Better Icons: ikon dari library beneran

Masalah ikon yang klasik: AI menebak nama ikon yang tidak ada, menggambar SVG sendiri yang bentuknya aneh, atau mencampur gaya dari beberapa set. Better Icons memberi agent akses pencarian ke lebih dari 200 ribu ikon, lalu menulis ikon yang dipilih langsung ke file ikon proyekmu. SVG yang panjang tidak perlu ditempel ke chat, jadi token juga lebih hemat.

Selain sebagai skill, Better Icons bisa dipakai sebagai server MCP lewat npx better-icons setup, atau sebagai CLI biasa:

npx better-icons search arrow --limit 10
npx better-icons get lucide:home > icon.svg

Kata seperti lucide, tabler, ph (Phosphor), dan mdi (Material Design Icons) adalah awalan nama koleksi. Pilih satu koleksi untuk satu proyek supaya ketebalan garis dan gaya ikonnya seragam. Lisensi tiap koleksi berbeda, jadi cek dulu sebelum dipakai di produk klien, apalagi koleksi logo merek.

3. Hallmark: audit dulu, baru ubah

Hallmark punya empat cara pakai:

  • Bawaan (build): membuat UI baru dengan memilih struktur besar halaman, memakai salah satu dari 21 tema, lalu menjalankan 57 tes slop sebelum menyerahkan hasil.
  • audit: menilai kode yang sudah ada dan memberi daftar perbaikan, tanpa mengedit apa pun.
  • redesign: membongkar struktur halaman, tapi teks, arsitektur informasi, dan mereknya dipertahankan.
  • study: mengambil "DNA" desain dari screenshot atau URL yang kamu suka, yaitu struktur, pasangan huruf, dan warna jangkarnya. Hallmark menolak menjiplak piksel per piksel dan menolak template berbayar.

Untuk proyek yang sudah berjalan, urutan paling aman adalah audit dulu. Di Claude Code, panggil skill-nya dengan kata kerja audit diikuti file atau folder yang mau dinilai:

/hallmark audit src/app/page.tsx

Baca daftarnya, pilih tiga temuan teratas, minta Claude memperbaikinya satu per satu, lalu jalankan audit lagi untuk memastikan perbaikannya nggak memunculkan masalah baru.

4. Taste Skill: art direction sebelum ngoding

Versi 2 Taste Skill dibangun dari studi 247 situs pilihan. Satu build berjalan dalam enam langkah:

  1. Membaca brief dan mendaftar hal yang hanya dimiliki klien ini.
  2. Sebuah script membagikan 3 dari 20 arah desain, lalu agent memilih satu.
  3. Merumuskan satu kalimat ide yang menghubungkan bahan milik klien dengan arah itu.
  4. Membangun halaman memakai foto dan footage asli dari koleksi terbuka, lengkap dengan kreditnya.
  5. Mengecek halaman di browser pada tiga lebar layar, dan menggagalkannya kalau terasa slop.
  6. Melihat screenshot hasilnya sendiri, lalu memperbaiki tiga masalah teratas, maksimal tiga ronde.

Fotonya diambil dari koleksi terbuka seperti Wikimedia Commons, Openverse, dan The Met. Yang ditawarkan hanya yang berlisensi domain publik, CC0, CC BY, atau CC BY-SA, dan kreditnya ditulis di halaman. Ganti dengan foto milik klien kalau sudah ada.

Skill utamanya ditujukan untuk halaman publik: landing page, situs marketing, portofolio, dan halaman produk. Untuk dashboard atau layar aplikasi, README-nya menyarankan minimalist-skill atau soft-skill. Untuk merapikan halaman yang sudah ada, pakai redesign-skill:

npx skills add https://github.com/Leonxlnx/taste-skill --skill "redesign-existing-projects"

5. Stop Slop: buang kebiasaan tulisan AI

Stop Slop memeriksa tulisan di tiga lapis:

  • Frasa: pembuka yang berdeham dulu sebelum masuk ke inti, kata penekan yang tidak perlu, jargon bisnis, kata keterangan, pernyataan samar, dan komentar tentang tulisannya sendiri.
  • Struktur: kontras biner, rentetan penyangkalan ("bukan X, bukan Y, tapi Z"), kalimat dipotong-potong biar dramatis, pertanyaan retoris sebagai ancang-ancang, dan kalimat pasif.
  • Kalimat: tanpa em dash, irama yang bervariasi, dan daftar dua butir yang lebih disukai daripada tiga.

Terakhir, tulisan dinilai 1 sampai 10 di lima dimensi: langsung ke inti, irama, menghargai pembaca, terdengar manusia, dan padat. Total di bawah 35 dari 50 berarti harus direvisi.

Contoh skor Stop Slop di lima dimensi. Draf AI mendapat 6, 5, 7, 6, dan 7 dengan total 31 dari 50, di bawah batas 35 sehingga harus direvisi. Sesudah ditulis ulang skornya 8, 8, 9, 8, dan 8 dengan total 41.
Contoh penilaian. Batas 35 dari 50 dan kelima dimensinya dari README Stop Slop.

Daftar frasanya ditulis untuk bahasa Inggris. Untuk tulisan bahasa Indonesia, minta Claude memakai prinsipnya, bukan menerjemahkan daftar frasanya mentah-mentah. Prompt-nya ada di bagian akhir.

6. Humanizer: suaramu tetap kamu

Humanizer memeriksa 26 pola yang diurutkan dari yang paling kuat. Lima pola teratas langsung diperbaiki begitu terlihat. Pola yang lemah baru dihitung kalau beberapa muncul bersamaan di satu bagian, karena penulis yang cermat pun kadang memakainya dengan sengaja.

Cara pakainya sederhana: ketik /humanizer lalu tempel teksnya, atau minta dengan bahasa biasa. Kalau dipasang lewat plugin, perintahnya /humanizer:humanizer. Untuk merapikan sebuah file, sebutkan path-nya. Humanizer hanya mengubah prosanya, sementara kode, data, frontmatter, dan tujuan link dibiarkan.

Supaya hasilnya terdengar seperti kamu, sertakan contoh tulisanmu sendiri:

/humanizer
Ini contoh tulisanku untuk acuan gaya:
[tempel 2-3 paragraf tulisanmu sendiri]

Sekarang rapikan teks ini:
[tempel teks dari AI]

Humanizer tidak mengarang. Nama, angka, tanggal, kutipan, dan fakta lain dipertahankan seperti aslinya.

Urutan kerja kalau mau pakai lebih dari satu

Alur kerja lima langkah: tentukan arah (Taste Skill atau Impeccable init), bangun atau perbaiki (Better Icons untuk ikon), cek (Hallmark audit atau Impeccable detect), rapikan copy (Stop Slop dan Humanizer), lalu review sendiri di HP dan laptop.
Satu skill per langkah. Review terakhir tetap di tanganmu.
  1. Tentukan arah dulu. Halaman baru pakai Taste Skill. Produk yang sudah ada pakai /impeccable init, lalu critique.
  2. Bangun atau perbaiki. Ambil ikon lewat Better Icons, jangan biarkan agent menggambar SVG sendiri.
  3. Cek hasilnya. Jalankan /hallmark audit atau npx impeccable detect, lalu perbaiki tiga temuan teratas.
  4. Rapikan copy. Nilai teks halaman dengan prinsip Stop Slop, lalu rapikan dengan Humanizer dan contoh tulisanmu.
  5. Review sendiri. Buka di HP dan laptop, baca teksnya keras-keras. Keputusan akhir tetap di kamu.

Prompt siap salin

1. Periksa skill sebelum dipasang

Aku mau memasang skill dari [URL REPO] ke Claude Code.

Sebelum instal, baca README, SKILL.md, dan semua file di folder skill-nya.
Laporkan:
- apa yang dilakukan skill ini, dalam 3 kalimat
- script, hook, atau perintah apa saja yang bisa berjalan otomatis
- apakah ada akses internet, telemetri, atau unduhan tambahan
- file atau folder apa saja yang akan dibuat atau diubah di proyekku

Jangan instal apa pun sebelum aku setuju.

2. Audit tampilan tanpa mengubah kode

Audit halaman [PATH ATAU URL] untuk ciri desain AI yang pasaran.
Pakai skill [hallmark audit / impeccable audit].

Urutkan temuan dari dampak terbesar, maksimal 10.
Untuk tiap temuan: lokasinya, kenapa terasa generik, dan perbaikan yang kamu sarankan.
Jangan mengedit file apa pun dulu.

3. Nilai tulisan bahasa Indonesia dengan prinsip Stop Slop

Pakai prinsip skill stop-slop untuk menilai teks bahasa Indonesia di bawah.
Jangan menerjemahkan daftar frasanya mentah-mentah. Cari padanan pola yang sama
dalam bahasa Indonesia: pembuka yang muter-muter, kontras "bukan X tapi Y",
penutup yang sok dalam, dan daftar tiga butir yang dipaksakan.

Beri skor 1-10 untuk: langsung ke inti, irama, menghargai pembaca,
terdengar manusia, dan padat. Kalau totalnya di bawah 35, tulis ulang
lalu tampilkan skor barunya.

Teks:
[TEMPEL TEKS]

4. Rapikan caption atau email dengan suaramu

/humanizer
Ini tiga contoh tulisanku untuk acuan gaya:
[TEMPEL CONTOH]

Rapikan teks berikut tanpa mengubah fakta, angka, dan ajakan di akhirnya:
[TEMPEL TEKS]

Checklist minggu ini

Selera tetap keputusanmu

Skill-skill ini mempercepat pekerjaan yang membosankan: mengecek ciri pasaran, mencari ikon yang tepat, membuang frasa klise. Tapi skill tidak mengenal klienmu sebaik kamu. Pakai hasilnya sebagai titik awal, lalu putuskan sendiri mana yang cocok dengan merek dan pembacamu.

Kalau mau belajar alur lengkapnya, dari brief, desain, sampai aplikasi online dengan Claude Code, ada kelas Vibe Coding di learn.djeonail.com.

Sumber dan pembaruan

Artikel ini dikembangkan dari carousel Djeonail “6 Skill Anti AI Slop”. Command dan angka fitur dicocokkan dengan README tiap repo pada 18 Oktober 2026. Repo dan angkanya bisa berubah sewaktu-waktu.


Ada yang mau ditanyakan soal tulisan ini? Kirim email.